Akhirnya naskahku berhasil dipentaskan. Dengan tim yabg kompak dan inspiratif membuat semuanya begitu berharga. Proses 5 minggu yang penuh peluh dan air mata berhasil dilalui dengan menuai kesuksesan yang begitu luar biasa. Selamat yim Semusim 'menanti tanpa musim'. Semoga proses ini memberikan begitu banyak pelajaran dan pengalaman bagi kita semua.
visiting
Jumat, 13 Desember 2013
Senin, 30 September 2013
Jumat, 12 Juli 2013
My story
Awalnya tidak ada yang terlihat. Semua tampak sama. Tidak ada sedikitpun terasa berbeda atau sebaliknya. Seperti buta. Entahlah, apakah memang semuanya dibuat sengaja tidak terlihat, ataukah sang merpati yang membutakan penglihatannya. Tapi semua tampak berbeda saat bisikan angin sedikit menyadarkan sang merpati dari kebutaan semunya. Sedikit demi sedikit semuanya tampak jelas. Walaupun masih ada kabut kelabu yang memburamkan semunya. Sang merpati menyimpulkan bahwa semua yang dia lihat bersama kabut itulah kebenarannya. Kini dia merasa tidak buta lagi. Sang merpati merasa menemukan pasangan hidupnya, dibalik kabut itu. Hembusan angin entah mengapa memberikan sedikit hawa dingin yang menusuk. Mencekam. Tidak seharusnya bukan? Apakan angin mencoba membisikkan sesuatu untuk menyadarkan kembali sang merpati? Tapi bukankah hal ini yang coba ditunjukkan oleh angin? Sang merpati semakin hari merasa semakin memiliki angkasa. Sayapnya ia biarkan terbuka lebar didalam kabut kelabu itu. Bahkan kewaspadaan dan keangkuhan yang dimuliakan telah ia lemparkan seluruhnya keseluruh lindungan kabut kelabu. Sang merpati yang malang. Hujan datang dengan beribu pasukannya. Menyerang angkasa sang merpati dan membawa kabut pergi. Yah, kabut kelabu itu lenyap, hilang dihapus rombongan hujan. Sang merpati terdiam. Sayapnya lemah. Keangkuhan yang selama ini menyelimutinya dengan keanggunan dan keindahan pun sudah ia korbankan demi sesuatu yang semu. Bisikan angin pun tidak datang, bahkan untuk sekedar memberikan pelukan hangat untuk sayap sang merpati. Sekarang merpati yang angkuh hanya seekor burung gereja kecil yang lemah.
it is, isn't it?
cinta tidak datang karena kesempurnaan, tapi kesempurnaan akan terlihat oleh cinta.
kesempurnaan tidak selalu mendatangkan cinta, tapi cinta akan membuat semuanya sempurna.
kesempurnaan tidak selalu mendatangkan cinta, tapi cinta akan membuat semuanya sempurna.
do I love you because you are wonderful, or are you wonderful because I love you?
Senin, 01 Juli 2013
Selasa, 25 Juni 2013
(bukan) Seleksi Alam
Tidak ada lagi ruang untukku saat ini
Tidak di tempat itu
Tidak di hatinya
Tidak ada lagi celah untukku saat ini
Sekedar bersama
Bercanda dan tertawa
Bukan dunia yang mencela
Bukan juga manusia yang berdosa
Apalagi makhluk sempurna yang dipuja
Hanya sekedar waktu bagai roda
Semua jelas punya jatahnya
Dan kini, aku hanya fana
Tidak di tempat itu
Tidak di hatinya
Tidak ada lagi celah untukku saat ini
Sekedar bersama
Bercanda dan tertawa
Bukan dunia yang mencela
Bukan juga manusia yang berdosa
Apalagi makhluk sempurna yang dipuja
Hanya sekedar waktu bagai roda
Semua jelas punya jatahnya
Dan kini, aku hanya fana
Jumat, 14 Juni 2013
occurentes ludricum familiam
Laporan terkini dari kumpul keluarga Jumat sampai Sabtu. Jadi sekitar 21 anggota keluarga berkumpul di rumahnya Kak Bela dan kita melakukan banyak hal selayaknya keluarga. Kita panggang ikan, goreng tempe, masak nasi, dan menghabiskannya bersama-sama. Acara ini dipersembahkan oleh litbang kita yang sangat kece, Monica dan Ama. Ohiya! Kita juga ada kegiatan nonton bareng, sampai semuanya tertidur dan filmnya habis sendiri tanpa ditonton. Baiklah mungkin ini dulu sampe saat ini. Gracias, familiam.
Langganan:
Postingan (Atom)