visiting

Jumat, 13 Desember 2013

Semusim

Akhirnya naskahku berhasil dipentaskan. Dengan tim yabg kompak dan inspiratif membuat semuanya begitu berharga. Proses 5 minggu yang penuh peluh dan air mata berhasil dilalui dengan menuai kesuksesan yang begitu luar biasa. Selamat yim Semusim 'menanti tanpa musim'. Semoga proses ini memberikan begitu banyak pelajaran dan pengalaman bagi kita semua.


Jumat, 12 Juli 2013

My story

Awalnya tidak ada yang terlihat. Semua tampak sama. Tidak ada sedikitpun terasa berbeda atau sebaliknya. Seperti buta. Entahlah, apakah memang semuanya dibuat sengaja tidak terlihat, ataukah sang merpati yang membutakan penglihatannya. Tapi semua tampak berbeda saat bisikan angin sedikit menyadarkan sang merpati dari kebutaan semunya. Sedikit demi sedikit semuanya tampak jelas. Walaupun masih ada kabut kelabu yang memburamkan semunya. Sang merpati menyimpulkan bahwa semua yang dia lihat bersama kabut itulah kebenarannya. Kini dia merasa tidak buta lagi. Sang merpati merasa menemukan pasangan hidupnya, dibalik kabut itu. Hembusan angin entah mengapa memberikan sedikit hawa dingin yang menusuk. Mencekam. Tidak seharusnya bukan? Apakan angin mencoba membisikkan sesuatu untuk menyadarkan kembali sang merpati? Tapi bukankah hal ini yang coba ditunjukkan oleh angin? Sang merpati semakin hari merasa semakin memiliki angkasa. Sayapnya ia biarkan terbuka lebar didalam kabut kelabu itu. Bahkan kewaspadaan dan keangkuhan yang dimuliakan telah ia lemparkan seluruhnya keseluruh lindungan kabut kelabu. Sang merpati yang malang. Hujan datang dengan beribu pasukannya. Menyerang angkasa sang merpati dan membawa kabut pergi. Yah, kabut kelabu itu lenyap, hilang dihapus rombongan hujan. Sang merpati terdiam. Sayapnya lemah. Keangkuhan yang selama ini menyelimutinya dengan keanggunan dan keindahan pun sudah ia korbankan demi sesuatu yang semu. Bisikan angin pun tidak datang, bahkan untuk sekedar memberikan pelukan hangat untuk sayap sang merpati. Sekarang merpati yang angkuh hanya seekor burung gereja kecil yang lemah.

it is, isn't it?

cinta tidak datang karena kesempurnaan, tapi kesempurnaan akan terlihat oleh cinta.
kesempurnaan tidak selalu mendatangkan cinta, tapi cinta akan membuat semuanya sempurna.
do I love you because you are wonderful, or are you wonderful because I love you?

Selasa, 25 Juni 2013

(bukan) Seleksi Alam

Tidak ada lagi ruang untukku saat ini
Tidak di tempat itu
Tidak di hatinya

Tidak ada lagi celah untukku saat ini
Sekedar bersama
Bercanda dan tertawa

Bukan dunia yang mencela
Bukan juga manusia yang berdosa
Apalagi makhluk sempurna yang dipuja

Hanya sekedar waktu bagai roda
Semua jelas punya jatahnya
Dan kini, aku hanya fana

Jumat, 14 Juni 2013

occurentes ludricum familiam

Laporan terkini dari kumpul keluarga Jumat sampai Sabtu. Jadi sekitar 21 anggota keluarga berkumpul di rumahnya Kak Bela dan kita melakukan banyak hal selayaknya keluarga. Kita panggang ikan, goreng tempe, masak nasi, dan menghabiskannya bersama-sama. Acara ini dipersembahkan oleh litbang kita yang sangat kece, Monica dan Ama. Ohiya! Kita juga ada kegiatan nonton bareng, sampai semuanya tertidur dan filmnya habis sendiri tanpa ditonton. Baiklah mungkin ini dulu sampe saat ini. Gracias, familiam.

Selasa, 11 Juni 2013

Matahari Kelabu

Bahagia, seharusnya. Tapi berwarna ungu kebiruan yang membuatnya menjadi buta. Tidak pernah ada yang tau bagaimana lingkaran sempurna itu mengisikan kerikil-kerikil raksasa didalamnya. Sungguh rupa yang tidak terbayangkan, bahkan oleh sang pemilik bayangan sekalipun. Bahagia, seharusnya. Tapi sosok bertaring yang memiliki tanduk bercabang emas memasuki dimensi kegelapan yang membuatnya bersinar. Tidak pernah ada yang tau mengapa bisa sebuah warna merah mengubah putih menjadi hitam. Sungguh fatamorgana keganasan pikiran, bahkan diluar kemampuan sang maha pemikir sekalipun. Bahagia, seharusnya. Tapi minuman manis yang bercampur tuak telah berubah menjadi lahar panas membunuh yang meletup. Tidak pernah ada yang menyangka bagaimana ular bisa terlihat semanis merpati. Sungguh ilusi yang sangat nyata bagi mata yang buta, bahkan hati pun terselimutkan kabut kelabu yang pekat.


Yogyakarta

Pernah melihat sungai dilangit? Itulah yang aku lihat sore ini, 18.10, kumpulan awan di selatan jogja, membentuk lukisan indah yang memperlihatkan hamparan danau dan sungai yang mengalir disekitarnya, gunungan kapas yang lucu, dengan warna jingga keunguan dibelakangnya. Sungguh aku ingin mengabadikannya dalam goresan warna di kanvas.

Back to reality....

Siapa yang bisa jelaskan hal apa yang sedang terjadi, padaku. Mungkin kamu? Ya! Kamu, kamu yang disana, yang selalu terlihat nyata. Apa kamu mendengarku? Kita pernah saling bercerita dulu. Dulu sekali, belum lama ini. Kamu tidak ingat? Kita berbagi tawa dan rasa. Kamu selalu ada saat aku sendiri. Kamu benar tidak mengingatnya? Hal-hal yang kita lewatkan bersama, hal-hal yang pernah kita bicarakan, hal-hal yang akan kita lakukan, Kamu tidak ingat? Saat kita menyempatkan diri hanya untuk sarapan, bahkan jarak pun tidak pernah menjadi masalah. Kamu tidak ingat saat kamu mencemaskanku saat aku pergi dan kamu tidak tau aku kemana? Kamu juga tidak ingat saat kamu menyusulku karena tau aku sedang sendirian? Kamu tidak ingat hal-hal bodoh yang kita bicarakan di twitter? Banyak hal yang kita tertawakan, kita bicarakan, kita diskusikan, apa semua itu tidak kamu ingat? Apa kamu telah melupakan semuanya? Apa begitu mudah bagimu untuk melenyapkan semuanya dari ingatan? Apa semua itu hal biasa bagimu? Apa hal itu bukanlah sesuatu yang istimewa? Apa aku hanya bersikap berlebihan dengan semua itu? Bicara padaku, aku mohon. Aku tidak bisa kamu buang begitu saja. Banyak hal yang akan aku tuntut, banyak hal. Kalau memang semuanya tidak pernah penting bagimu, berarti kamu berhutang padaku. Waktu, tenaga, pikiran, hati, perasaan, semuanya. Yah, kamu berhutang padaku, SEMUANYA!

amicissimo

Sedih adalah sebuah bentuk emosi yang kita ciptakan atas kemauan sendiri. Tenanglah, Sobat. Terkadang kita memang harus melebarkan sayap lebih luas lagi untuk mengetahui banyak hal di muka bumi ini yang memang diciptakan untuk menjadi yang terbaik bagi kita.

Kamis, 06 Juni 2013

First Love...

I'm scared, I'm so scared. Let me live. My heart is broken. Because i love you enought for my heart to burn. Medicine doesn't work anymore.

Wondering why I like you I miss you. It's a disease. The rain can't cool down my love for you. Come on, don't follow me into my dreams.

Now I believe that phrase that you can see with eyes closed. Do you know why they close their eyes when kissing? In that short moment with my eyes closed I'll miss you.

Rabu, 05 Juni 2013

watch!!


Kau.

Kau..Disini saat kusapa dirimuRagu dan malu hantui dirikuTiada kata terucap tanpamuTersenyum menatap malu-malu
Rona merah pipimu terlukis jelas wajahmuDiam membisu kuingat senyuman manis walau sesaatBayangan dirimu selalu mengisi hatikuBilakah kan terjadi kau kan jadi milikku selamanya
Kau!Tiada kata terucap tuk ungkapkan isi hatiDan beri aku asa yang datang mengisi hidupku
Kau!Mungkinkah kau tahu apa yang ada di hatiDan kau pergi disaat kuyakini hatiku untukmu

Perih...

Dirimu
Tak pernah menyadari
Semua
Yang telah kau miliki
Kau buang aku, tinggalkan diriku
Kau hancurkan aku seakan ku tak pernah ada
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Aku kan bertahan
Meski takkan mungkin
Menerjang kisahnya
Walau perih walau perih

Salahkah
Aku terlalu cinta
Berharap..
Semua kan kembali

Selasa, 04 Juni 2013

If Only....

Ian Wyndham: I adore you.
Samantha Andrews: I dont want to be adored, I want to be loved.
***
Ian Wyndham: Some of the charms are old and some are new. Thats a
musical note, a violin. This one is a flower, what is no sense of
matter at all, except it was exquisite much like yourself. Lets
see... the train that we took today. And... thats the Eiffel Tower
that youve always wanted to see. And... this frying pan, cause you
are the only person that I know that can actually do the flipping
thing. And... this ones a heart... my heart... its yours now.
***
Ian Wyndham: I have to tell you this and you need to hear it. I loved
you since I met you, but I wouldnt allow myself to truly feel it
until today. I was always thinking ahead, making decisions soaked
with fear... Today, because of you... what I learned from you;
every choice I made was different and my life has completely
changed... and Ive learned that if you do that, then youre living
your life fully... it doesnt matter if you have five minutes or
fifty years. Samantha if not for today, if not for you I would
never have known love at all... So thank you for being the person
who taught me to love... and to be love.
***

Teriakan Kegalauan

Coba aja kalau materi-materi pelajaran itu kamu, ataupun film, ataupun novel, mungkin sekolah dan kuliah ku bakalan memuaskan orang tuaku.
Coba aja kalau resep-resep masakan itu kamu, film, ataupun novel, mungkin aku sudah bisa buka restoran paris sendiri.
Coba aja kalau belajar bahasa asing itu seperti mengingat kamu, menonton film, ataupun membaca novel, mungkin aku sudah jadi duta bahasa atau malah traveller dunia.
Coba aja kalau mengerjakan tugas itu seperti mengingat kamu, menonton film, ataupun membaca novel, mungkin aku sudah jadi mahasiswi kesayangan dosen dan nilai mencengangkan.
Tapi...
Kalau kamu, film, ataupun novel adalah pelajaran, resep makasan, bahasa asing, ataupun tugas, mungkin aku tidak akan seperti ini sekarang....

Senin, 03 Juni 2013

Gantungkan saja semua pertanyaan itu!!!!

Begitu banyak pertanyaan yang terpatri didalam kepalaku. Entah mengapa tidak sepatah katapun mengalir dari mulutku saat niat sudah terkumpul dan kau berada tepat didepanku. Aku sudah mempersiapkan semuanya, apa yang aku sampaikan, bagaimana aku akan menyapamu pertama kali, kalimat apa yang akan aku jadikan permulaan hingga sampai pada terlontarnya pertanyaan. Tapi rencana hanyalah sekedar rencana, konsep yang matang tidak berguna saat tidak ada eksekusi yang benar. Sungguh aku tidak pernah mengerti, bahkan sampai saat ini. Apa yang salah? Sekarang semua pertanyaan itu hanya akan menjadi pertanyaan. Tidak menguap, tidak mencair, tidak mengembun. Tetap ada dan membeku didalam kepala. RASAKAN, Bodoh!!!

Minggu, 02 Juni 2013

sebuah awal pasti menemui akhir

Tak pernah letih detik mengiringi sang waktu menemukan pelajaran dalam setiap perjalanannya
Walaupun terkadang dentangnya mengalun kencang dan menggetarkan alunan udara kosong
Namun detik tidak pernah menemukan sudah dalam kesetiaannya
Sebuah awal memang selayaknya menampakkan wujud dewi keadilan yang menawan
Semuanya begitu elok dengan hiasan harapan mencolok yang terhampar nyata
Sang pungguk pun semakin yakin akan merengkuh bulannya
Tidak ada secuil makhluk pun yang sadar bahwa akhir menapaki jalannya
Menemui akhir akhirnya seperti cambuk Zeus yang membakar pohon
Semua harapan tidaklah berbentuk buah apel yang menggiurkan
Melainkan kepedihan yang semakin ditelan akan semakin terasa mencekik kebahagiaan

Kamis, 30 Mei 2013

Sebuah Jawaban...

Baru saja berakhir hujan yang dinanti
Hanya gerimis yang ia sisakan
Agar kau dapat segera datang
Agar ku dapat segera melihatmu
Namun, masih adakah sedikit senyum darimu diatas penantianku
Jika masih ada senyum itu
Jika masih ada ruang kosong dihatimu sedikit saja
Tolong bicaralah pada tanah membentang
Pada angin yang mengusik jiwa dan keangkuhan
Pada kerikil-kerikil yang biasa kau jajaki
Pada pohon lapuk diujung jalan sana
Kirimi aku isyarat
Walau sehalus udara, langit, awan, dan hujan
Setidaknya, niar ada tanda yang bisa aku baca
Dan rasa yang bisa aku raba
Jangan sepi yang hadir
Jangan semua yang membeku
Karena aku tak sedikitpun memahami duniamu

Audian Laili

rasa itu...

Aku suka menulis. Menurutku tulisan bukan hanya sederetan kata-kata yang tersusun menjadi kalimat kemudian mengutarakan pikiran orang-orang yang memunculkannya. Tulisan itu memiliki nyawa sendiri. Ya, itu menurutku. Tulisan itu sebenarnya memiliki pemikiran dan kehendak mereka sendiri. Pernah tidak kalian merasakan, terkadang saat menulis, apa yang dilakukan jari anda akan bergerak dengan begitu lihainya bahakn belum pernah terlintas dipikiran anda sebelumnya. Menulis itu memiliki hipnotisnya sendiri. Saat kita sudah mulai menulis, dia akan memberikan kita ide-ide dadakan yang belum ada saat kita belum menulai untuk menulis. Saat menulis pun dapat membuat kita mengingat semua hal yang belum pernah ataupun tidak ingin kita ingat. Aku suka menulis. Aku mencintainya. Sebuah tulisan tidak pernah berkhianat. Karena tulisan memiliki hati yang bersih. Nyawa mereka nyata, namun tidak pernah mendusta. Pikiran kitalah sebagai penulis dan yang menciptakan tulisan yang telah mengubah nyawa sebuah tulisan menjadi kotor dan terkadang tidak bermoral. Tulisan memang memiliki pikiran, hati, dan nyawa. Bentuknya nyata tapi tidak nyata. Tulisan tidak dapat menciptakan dirinya sendiri. Yah, itulah tulisan. Dan aku mencintainya.

Rabu, 29 Mei 2013

semilir

terkadang tidak dibutuhkan sepi saat ingin merasa sendiri, terkadang tidak dibutuhkan ramai saat merasakan sepi, tapi terkadang sendiri dibutuhkan untuk tau kalau kita kesepian. Selamat malam yang memilih sendiri (:)

Sabtu, 25 Mei 2013

Part 1

Di desa kecil dipinggiran Kota Burgerland, disebuah gubuk tua yang masih berdiri kokoh, hiduplah seorang anak perempuan lugu yang baik hati. Bersama ayahnya yang bekerja sebagai pedagang madu di sebuah kedai kecil, mereka tetap hidup penuh kebahagiaan. Loli, memelihara seekor peliharaan yang sangat ia sayangi, Mitci. Mitci sudah seperti anggota keluarga bagi Loli. Dan khayalan anak-anaknya membawa Loli kesebuah kepercayaan bahwa Mitci adalah jelmaan ibunya.
***
Disudut Kota Furtherhood, seorang anak laki-laki yang terkenal akan kecerdikannya dan suka membantu penduduk sekitar, selalu dipertemukan dengan masalah. Banyak pengusik yang mencoba mencuri sesuatu yang menurut mereka membantu Ber setiap kali menghadapi masalahnya. Ber hidup bersama sesosok makhluk yang selalu menemaninya, Don. Ber menganggap Don seperti saudara laki-lakinya sendiri. Don melindungi Ber, kapan dan dimanapun bocah itu berada.
***
Vilary adalah seoarng gadis kecil yang sangat pintar. Ia tinggal bersama neneknya, Bicany Voo. Nenek Bee adalah psikolog, walaupun usianya hampir mencapai satu abad, kondisinya selalu luar biasa sehat. Vilary juga memiliki seekor peliharaan bernama Odi. Sesosok makhluk serupa kucing yang memiliki bulu setebal domba. Matanya seperti burung hantu dan memiliki gading. Vilary sangat menyayangi Odi walaupun ia terus penasaran jenis makhluk seperti apa Odi sebenarnya.

penghuni H7B

micher...
Hari ini weekend pertamaku di kost baru. Dulu, awal-awal masuk, masih belum keliatan gimana kelakuan penghuni lama disini. Tapi hari ini, persis, semuanya keliatan. Tumpukan sampah seminggu, gak ada yang buang. Dapur berantakan, banjir, cipratan air kemana-mana. Peralatan masah gak dibalikin ketempatnya. Bungkus-bungkus makanan dan bumbu berserakan. HUUAAAAAA!!! Aku prediksikan bahwa si penjaga rumah ini sedang tidak ditempat. Gak mungkin rumah ini segitu berantakannya kalo ada Mas Danar dirumah. Sekian laporan weekend pertama di kost baru...

Cintai Islam, Islami Cinta...

Sebuah kisah yang menceritakan bagaimana seorang gadis mengenal agamanya lebih dalam karena dia tanpa sengaja jatuh cinta kepada seorang lelaki, yang sangat mengikat diri kepada agama dan kepercayaannya. Banyak halangan dan rintangan yang dia hadapi, semua hal-hal menyimpang yang jelas-jelas melanggar aturan agamanya dengan nekat dia lakukan, karena kebutaannya akan pesona lelaki ini. Nara, yang mulanya hanya menjadikan Farhan sebagai subjek untuk tulisannya, menjadi terlalu penasaran dan mencari tau tentang kehidupan Farhan, kemudian dia terjatuh. Farhan, yang mulanya tidak menyadari keberadaan Nara, tidak peduli lebih tepatnya, menjadi lemah dan merasa benteng pertahanannya telah runtuh, oleh dirinya sendiri. Farhan dan Nara tidak yakin mana yang diperbolehkan dan tidak. Mereka masih remaja yang patuh akan agamanya namun juga tidak bisa memungkiri hasrat untuk jatuh dan tergoda oleh keindahan anugrah yang diberikan Tuhan, CINTA. Akankah Farhan dan Nara mengikrarkan cinta mereka dalam ikatan suci menurut agama? Dan akankah mereka bertahan mematuhi aturan agamanya selama ikatan itu belum diikrarkan?

Everything, just like a dream

Mungkin kamu. Yang akan terus menggenggam tanganku. Menjadi mata dan telingaku. Menjadi tangan dan kakiku.
Mungkin kamu. Yang akan terus membuatku menunggu. Membuatku bersabar untuk diam. Membuatku memahami betapa lemahnya aku sebenarnya.
Mungkin kamu. Yang terus membuatku menangis. Memberikan kesakitan dan kepedihan. Menunjukkan kalau semua perasaan bisa berubah.
Mungkin kamu. Yang menjadi inspirasiku. Terus mengacuhkanku dan tidak peduli. Tetap menjaga jarak dan mempertegas kalau kau tidak terjangkau.
Mungkin kamu. Yang akan membuatku seperti budak. Yang menyerah dengan ego dan nafsu. Terus berkutat dengan perasaan tersiksa.
Mungkin kamu. Yang akan terus membuatku bodoh. Mempetahankan perasaan untuk kamu yang bahkan tidak peduli. Terlihat, tidak peduli.
Mungkin kamu. Yang akan memelukku saat aku tidak dapat menemukan diriku. Yang akan menjagaku saat aku tersesat. Yang akan selalu disampingku saat kita menghadapi kesulitan.
Mungkin kamu. Yang akan menjadi imamku. Yang akan menjadi seseorang kepercayaan Tuhan untuk melindungiku di dunia. Yang akan menjadi temanku, selamanya.
Tapi, mungkinkah aku? Mungkinkah aku menjadi yang kamu mau? Mungkinkah aku orang yang kamu cari? Mungkinkah aku wanita itu?

saat aku masih membicarakannya, aku masih peduli....

Kini hujan mulai reda. Meninggalkan rintik-rintik air yang jatuh membentuk lingkaran-lingkaran bergelombang digenangan. Teduh sebentar lagi menyapa, sebentar lagi. Dan aku tidak akan tau kapan lagi bisa bertemu dengan hujan. Saat hujan, aku melihat dan mendengarkan. Banyak hal-hal baru yang aku pelajari. Saat hujan, aku bertemu dengan hujanku. Dia membuatku belajar menerima dan bersabar. Seperti menunggu datangnya teduh, begitulah aku menunggu hujanku. Sekarang hujanku akan berhenti bersama hujan, dan aku akan menjadi teduh lagi. Hanya aku. Seperti teduh. Tapi bukankah setiap teduh yang ditinggalkan oleh hujan akan bertemu dengan sang pelangi? Tapi apakah pelangi selalu menghampiri teduh? Ataukah teduh akan selalu menunggu kembali hujannya datang? Kemudian menunggu dan menunggu sampai hujan itu pergi lagi dan meninggalkan teduh? Teduh tidak pernah mengharapkan adanya hujan. Tidak semua orang menyukai hujan. Tapi saat teduh menemukan hujan, saat itulah aku dapat melihat keindahan dibalik hujan, dan tentu saja, bahkan teduh pun melupakan teduh. Aku pun melupakan teduh.

Aku tidak tau kapan rintik-rintik ini akan benar-benar berakhir, dan apakah aku akan berharap melihat pelangi. Yang aku tau hanyalah aku tidak ingin ditinggalkan hujan. Itu saja. Hujan tidak pernah bersama teduh! Ya aku juga tau itu. Tapi aku bisa jadi mendung mungkin, ataukah kilat dan petir. Apa saja asalkan aku bisa terus bersama hujan, hujanku. Saat hujanku benar-benar pergi, aku tidak yakin apakah aku akan mengharapkan datangnya pelangi ataupun menginginkan pelangi. Pelangi dan hujan. Berbeda. Ya. Keduanya memiliki keindahan, tapi tidak. Teduh selalu mendambakan hujan, walaupun takdir kita tidak pernah disatukan.

Rabu, 01 Mei 2013

Show Time!

Hari ini, 12 jam dari sekarang, pementasan "Romantika dalam Gelap" akan dipersembahkan kepada para penonton yang telah membeli tiket dan memasukkan pementasan ini kedalam agenda kegiatannya. Semalem sudah dilaksanakan gladi bersih dan evaluasi besar sampai lewat tengah malem. Semoga hari ini, apa yang selama ini kita pelajari dan kita latih, dapat memberikan hasil yang memuaskan dan luar biasa. Semoga kita semua dapat mematahkan semua pemikiran-pemikiran sarkas orang-orang terhadap proses yang kita lakukan. Semoga apa yang ditakutkan menjadi penguat bagi kita semua. Semoga apa yang diragukan menjadi sesuatu yang luar biasa nantinya. Semoga ketidakpercayaan dan kecemasan yang terlihat jelas diwajah-wajah semalem itu bisa berganti menjadi senyum kagum dan bangga, terlebih kepada proses yang selama hampir 7 bulan ini kita lakukan. Bukan pengorbanan, bukan perjuangan, bukan apapun. Tapi keikhlasan, kesabaran, kebersamaan, dan terpenting lagi kekeluargaan. Harapan adalah apa yang kita inginkan sekarang. Usaha adalah apa yang bisa kita lakukan sekarang. Kepuasan adalah apa yang akan diberikan oleh Tuhan. Semoga....

Minggu, 28 April 2013

Pentas Besar 2013

Hari ini latihan terakhir untuk pementasan di TBY. Kamis nanti dan kita akan menunjukkan semua hasil latihan kita ke semua penonton mehahahahaha #ketawacantik
Sambil latihan sambil ngerjain tugas, ya beginilah kehidupan mahasiswa hahaha tugasnya bertabur seperti bintang-bintang dilangit. Semoga apa yang diinginkan adalah apa yang kita persembahkan nanti. AMIIIIN.

Kamis, 18 April 2013

Sayatan

Pernah denger kalau lidah itu bisa menjadi lebih tajam daripada pisau? Pernah denger kalau lidah itu bisa melukai lebih parah daripada pedang? Mulutmu harimaumu. Itulah yang sering diperdengarkan oleh banyak orang. Lidah yang kita gunakan untuk berbicara seperti api lilin yang kita gunakan saat lampu padam. Saat terkontrol, lidah itu bisa menjadi sangat menarik dan menyenangkan, tapi saat dia menjadi lebih liar dan tidak terkendali, semuanya berantakan. Layaknya api, kecil jadi teman, besar jadi lawan. Tidak butuh pisau yang setiap hari diasah. Tidak perlu pedang yang setiap menit ditajamkan. Tidak perlu palu gada yang besar dan bisa menghancurkan segalanya dalam sekejap mata. Hanya dibutuhkan lidah yang tajam untuk menyelesaikan semuanya, menghancurkan segalanya, dan menghabiskan keseluruhannya.

CINTA

Micher...
Hari ini aku baru saja menyelesaikan presentasi tentang Hubungan yang Erat untuk kelas Psikologi Sosial. Nyatanya adalah aku mempermalukan diriku sendiri. Sangat-sangat memalukan. Seandainya saat itu juga aku bisa langsung melemparkan diriku keluar jendela, aku akan melakukannya dengan segera tanpa berpikir bahkan. Kita mengambil contohnya adalah tentang CINTA. Apa itu cinta, tahapan-tahapan cinta, dan jenis-jenis cinta.
Jadi, tahapan dari cinta itu adalah beberapa, aku tidak jelas mengingat semuanya. Tahapan pertama adalah ada tapi tidak saling menyadari. Tahapan keduanya yaitu sudah mulai saling menyadari. Tahapan ketiga mulai dengan pembicaraan yang singkat dan mulai tertarik. Kemudian mulai lebih menjadi dekat dan perkembangan itu terus berlangsung. Cinta bukan hanya antara lawan jenis, tapi juga bisa terjalin antar teman sejenis, orang yang lebih dewasa seperti guru, dan anak-anak.
Masuk ke jenis-jenis cinta. Terbagi dari eros, yaitu tahapan dimana seseorang merasa tertarik pada pertemuan pertamanya. Yaaa kalo anak muda bilangnya itu Love at First Sight lah. Nah lanjut, ada lagi namanya friendship love, adalah perasaan cinta yang didasari oleh pertemanan dan perasaan yang dalam, tidak emosional dan terbuka. Lalu ada pula mania, ini jenis cinta yang otoriter. Kalo cewe-cewe bilang itu possesive gitu deh.
Kemudian ada jenis cinta pragma, yang lebih menggunakan logika dalam memutuskan tentang hal-hal yang menyangkut tentang cinta. Ada agape, yang lebih mementingkan orang yang dicintai tanpa memikirkan dirinya sendiri. Yang mungkin jenis terakhir yang ada didalam kepalaku adalah ludus. Itu jenis cinta yang digunakan hanya untuk bersenang-senang. Kebanyakan di apresiasikan dalam diri seorang player. Demikian curhatan sedikit tentang presentasiku hari ini :3

Rabu, 17 April 2013

Perhaps You....

Novel yang ini baru aku beli lagi tanggal 15 April kemarin. Kalo buat cerita dari novel yang satu ini memang aku pilih karena aku ngerasa ceritanya sesuai dengan keadaanku sekarang T_T

Pentas Besar - Romantika dalam Gelap

H-14 menjelang pementasan teater tanggal 2 Mei di Societet dan tanggal 19 Mei di Purwokerto. Persiapan sejauh ini sudah lumayan cukup memuaskan untuk menjadi sekedar pementasan yang dipentaskan. Tapi apa yang diinginkan yang lain dan sutradaranya sendiri? Belum tentu sesuai perkiraan. Hahahaha
Untuk keaktoran, sejauh ini semua ilmu-ilmu dan masukan-masukan yang diberikan sudah bisa dieksekusi dengan cukup baik. Belum sempurna, tapi setidaknya sudah mulai berjalan. Musik, sangat hebat! Orang-orang musik sangat kreatif. Semuanya hampir bisa di handle. Hampir semua permintaan dan saran-saran bisa dieksekusi dengan baik oleh mereka. *prokprokprokprokprok
Nah untuk tari, semua koreografi dan konsep mereka, mengesankan! Mereka konsisten, dan salut buat Tunggul, progres kamu perlahan tapi stabil naiknya. Salut deh buat semuanya. Anak-anak setprop, perdek, make-up, wardrop, dan lain-lain. Aku berterima kasih juga kepada yang telah bekerja lebih keras dari kami di balik layar. Semua yang tergabung dalam proses ini, baik langsung maupun tidak langsung, baik tampak maupun tidak tampak, semuanya hebat!
Semoga pementasan kita besok, bisa memuaskan kita yang berproses, mereka yang membantu, dan semuanya yang menonton serta menyaksikan hasilnya :)

Minggu, 14 April 2013

The Wolf and The Dove 2

  Masih inget dengan ringkasan ceritanya Lord Wulfgar dan Lady Aishlin? Yah! Akhirnya mereka melangsungkan pernikahan. Dengan yakin dan penuh kesadaram, akhirnya Wulfgar of Normandy mengucapkan janji setia didepan Tuhan dan disaksikan seluruh penghuni Darkenwald. Aishlin sedang mengandung, dan banyak kritikan, saran, dan nasihat yang menyerang telinga Wulfgar tentang apakah ia akan menikahi Aishlin ataukah kehilangan wanita itu selamanya. Wulfgar masih keras kepala dengan tekadnya bahwa tidak akan pernah ada sumpah setia dan mengikat dirinya oleh pernikahan, selama hidupnya. Tapi dia juga tidak ingin kehilangan Aishlin dan seluruh kelembutan serta kesempurnaan yang dipersembahkan wanita tercantik itu. Wulfgar masih belum mengakui bahwa ia mencintai Aishlin dengan seluruh jiwanya dan bahwa wanita itu telah menggenggam dunia Wulfgar ditangannya.
   Tidak sampai disitu ceritanya. Tidak sepicisan dongeng anak-anak yang mengatakan pernikahan adalah awal dari hidup bahagia selamanya. Cobaan dari dalam diri dan dari daerah kekuasaannya membuat Wulfgar geram. Dia menyesali kehamilan Aishlin yang semakin membesar, karena hal itu mencegahnya memuaskan nafsunya. Selain itu, daerah Darkenwald mendapatkan serangan dari para penjarah yang entah apa tujuan mereka, menghancurkan hampir seluruh tanah kekuasaan Wulfgar. Setelah kelahiran putranya, Bryce, Wulfgar sempat berpikir apakah Bryce darah dagingnya ataukan Ragnor. Tapi saat melihat kepercayaan Bryce kepada dirinya tanpa syarat, ia meyakinkan dirinya sendiri bahwa ia akan memberikan cinta yang pernah didapatkannya dari sosok ayah kepada Bryce.
   Gwyneth, adalah adik tiri Wulfgar. Ia dan ayahnya Bolsgar telah tinggal di istana itu dari beberapa bulan lamanya. Tapi sayangnya, Gwyneth memilih untuk mengkhianati Wulfgar dan berdiri di pihak Ragnor. Gwyneth selalu merasakan kebencian dan kecenburuan yang hampir tidak beralasan kepada Aishlin. Semua kekejaman dan fitnahan dari lidah Gwyneth yang tajam telah sering ditelan oleh Aishlin, Bolsgar, Sweyn, Kerwick, Haylan, Maida, Miderd, Hylinn, dan seluruh penghuni istana. Tidak ada yang tidak mengenali ketajaman tidah yang dimiliki Gwyneth. Dan karena ulahnya itu, Ragnor berhasil membuat Wulfgar dan seluruh anak buahnya kewalahan dalam menghadapi penjarah yang ternyata dibawah pimpinan Ragnor. Beaufonte tewas dalam usaha melindungi istana dan Lady Aishlin.
  Setelah menyandera Aishlin dan merasa memenangkan permainannya atas Wlulfgar, Ragnor mencampakkan Gwyneth yang telah mengorbankan segalanya demi membantu lelaki yang ia cintai dan percayai itu. Bukan Wulfgar kalau ia tidak bisa menyelesaikan semua masalah yang menyangkut tentang semua miliknya. Pada akhirnya Ragnor mati oleh tusukan belati milik Aishlin, diatas tangan Gwyneth, yang kemudian menyusul kepergian Ragnor setelah meminta maaf dan menceritakan sebuah kenyataan pada Wulfgar. Nah, itu adalah sebagian dari masalah pasca pernikahan Wulfgar dan Aishlin, akhirnya?

Minggu, 07 April 2013

unpredictable moment

Semalem aku menghabiskan malam minggu bersama anak-anak TT. ada Dio sama Angga yang dateng jauh-jauh dari semarang. Menyenangkan! Kita tadinya mau jalan kemana-kemana gitu, karena bingung jadi tanpa tujuan. Sialnya kita malah terjebak hujan di kontrakan dan menghabiskan waktu dengan ketidakjelasan disana -_-
Rahasia ya. Jadi sebenernya kita menghindari seseorang untuk bergabung semalem itu. Tapi tanpa disangka dan tanpa diduga, dia dateng! Jeng jeng! Kita bingung gimana mau lari dan akhirnya ya mereka kita biarin ikutan. Belom tau sebenernya kenapa anak-anak pada ngehindar dari dia, aku mah ngikut aja hahahaha
Kita ke alun-alun, trus aku memisahkan diri untuk mencari wedang ronde. Malem itu kan dingin banget, jadi kayaknya enak gitu kan minum wedang. Eh ternyata ditempat wedang aku ketemu sama orang yang tidak diduga. Mbak Pamela, gak sendirian pastinya, tapi sama............Mas Geri! Boleh kalo aku ulangin? Baiklah, jadi aku ketemu Mbak Pamela sama............ Mas Geri! Iya! Mas Geri anak palapsi angkatan 2009 itu! Untuk selanjutnya aku akan menyimpan ketertegunan ini dan membiarkan yang lain mengungkapkan itu, bukan aku.

Rabu, 03 April 2013

Mas....

Sebenernya aku bingung, cerita putri Aishlin dan Lord Wulfgar ini hampir mirip dengan ceritaku. Sumpah aku milih novel ini bukan karena ceritanya, semua terjadi secara kebetulan. SUMPAH!
Bedanya disini, Aishlin seorang putri bangsawan yang anggun dan memiliki kesempurnaan bahkan tanpa dia harus berusaha untuk menunjukkannya. Nah aku? Hmm....
Dan yang memerani Lord Wulfgar, dia bukan seorang ksatria tangguh yang bijaksana dan berotot menggoda seperti yang digambarkan Aishlin. Dia hanya seorang lelaki acuh yang membuatku bisa melakukan hal-hal bodoh dan membodohi diri sendiri.

Mengenang sebuah kenangan :')

Tanpa sengaja membaca kembali note ku di Facebook sehari setelah ulang tahunku ke-17 dulu. Sangat mengharukan :')

Selasa, 02 April 2013

....

Aku gak paham. Kalian tau bagaimana rasanya saat kalian bertemu seseorang yang dapat membuat perutmu terasa sakit namun kamu masih bisa menikmatinya? Saat kalian bertemu dengan seseorang yang dapat membuat wajahmu memerah dan tertunduk malu? Saat kalian bertemu dengan seseorang yang dapat membuatmu tertawa dan tersenyum sepenuh hati dengan tingkah bodohnya? Saat kalian bertemu dengan seseorang yang dapat membuatmu sangat marah pada kebodohan yang kalian lakukan sendiri? Saat bertemu dengan seseorang yang selalu membuat kalian kesal namun tidak pernah bisa disingkirkan dari memori terdalam kalian? Yah! Itu sangat tidak menyenangkan. Rasanya mau terus bolak-balik kamar kecil buat buang air. Seperti ada kupu-kupu beterbangan didalem perut. Seperti....

Keluarga, sebuah kata yang mengorbankan banyak makna....

  Disini, adalah keluarga. Mereka adalah orang-orang pertama yang menerima aku, bagaimana dan siapapun aku. Yang pertama memberikanku ruang untuk berkarya, menyuarakan pendapatku, belajar menciptakan sesuatu, belajar menerima anggota keluarga yang lain, belajar memahami berbagai macam perilaku dan sifat setiap orang. Disini, adalah keluarga. Mereka adalah orang-orang yang akan memberikan pendapat mereka tentang hal-hal apa yang sedang aku kerjakan. Yang akan memberikan tangan mereka, memberikan pemikiran mereka, memberikan seluaruh kemampuan mereka, untuk memperbaiki ataupun mengubah semua yang tidak pada seharusnya. Mereka yang membantuku membuka mata akan bagaimana kehidupan itu sebenarnya, dalam hal ini adalah berkesenian.
   Menurutku senia adalah soal rasa, passion, dan bagaimana berkomunikasi. Berkesenian, adalah kebebasan. Abstrak, tidak teratur, tidak terkotakkan, dan tidak memiliki warna, massa, satuan, ataupun tegangan. Seni, seperti angin pantai ataupun udara pegunungan. Bebas, melimpah dan tanpa batas. Seni adalah soal saling mengerti dan memahami. Keharmonisan dan estetika yang menjadi dewanya.
   Keluarga adalah wadaha berkesenian, SEHARUSNYA. Tapi aku akan memberikan sedikit informasi menurut sudut pandangku. Disini aku merasakan suatu keganjalan yang terjadi dalam sistem yang disebut 'keluarga' ini. Entah bagaimana kalimat yang pantas untuk aku bisa menggambarkan semuanya. Yang jelas adalah, adanya ketimpangan dibalik layar keseimbangan yang ditunjukkan. Semua keganjalan ini hanya berbentuk siluet yang terlihat fana, padahal sangat jelas dan pasti bahwa siluet itu adalah sesuatu yang sangat nyata. Sebuah ketimpangan dibalik keselarasan yang ada. Seharusnya ada yang bertanggung jawab atas ini. Yang seharusnya bertanggung jawab ataupun yang dipaksakan harus menjadi penanggung jawab. Entahlah, sekali lagi entahlah.

The Wolf and The Dove 1

Novel ini adalah sebuah novel terjemahan asal New York yang katanya Best Seller disana. Menceritakan tentang seorang putri daerah Darkenwald, Inggris yang harus mengorbankan seluruh harga dirinya untuk menyelamatkan nyawa-nyawa rakyat Darkenwald yang diperbudak oleh penjarah-penjarah Normandia. Pasukan Normandia dipimpin oleh seorang kesatria tampan yang gagah dan sangat berkuasa. Bukan hanya berkuasa karena kekuatannya, tapi juga karena keadilannya yang dengan bijaksana dapat membuat semua pasukannya tunduk dibawah seluruh perintahnya.
Sang putri yang seharusnya membenci Wulfgar, sang ksatria Normandia, tetapi malah mencair dengan kelembutan dan ketegasan yang jelas ditunjukkan oleh sang serigala Normandia. Aishlin of Darkenwald, yang terkenal dengan keangkuhan dan keanggunannya sebagai seorang putri, sekarang harus menyerahkan kesucian diri dan hatinya untuk Wulfgar. Kebencian dan dendamnya terhadap bangsa Normandia yang telah memporak-porandakan rumahnya seolah lenyap dengan kebaikan, keadilan, ketegasan, dan kelembutan yang dipersembahkan Wulfgar padanya.
Akankah sang rubah betina ditaklukkan dengan mudah oleh sang serigala perkasa?

Rabu, 27 Maret 2013

Aku pun bingung, sungguh....


Let me tell you what I feel now...
Jadi, setelah sakitku kemarin, DIA bilang kalau akan membicarakan kejelasan semuanya, apa yang dia mau dari aku dan apa dia mau aku tinggal atau pergi. Yang aku tau memang tidak ada kata-kata secara langsung apa dia mau aku tinggal atau pergi, tapi secara tersirat aku menangkapnya kalau DIA tetap ingin aku tinggal. Lagi-lagi, aku lemah dalam pelukannya. Jujur, selama sakit, aku merindukannya. Melihat matanya, rasanya itu hal yang sudah sangat lama tidak aku lakukan. Melihat senyumnya dari jarak sedekat itu. Mendengar suaranya, hembusan napasnya, merasakan detak jantungnya, sentuhannya. Aku sangat merindukan itu semua.
Tapi aku lupa sesuatu, aku lupa menanyakan apa jawabannya. Apa DIA benar-benar ingin aku tinggal ataukah DIA hanya tidak ingin aku pergi. Oh Tuhan! Jangan bilang kalo aku melakukan kebodohan lagi. Tapi aku percaya kali ini. DIA benar-benar mengatakan itu. Dari sini, dari dalam matanya. Apapun itu, bagaimanapun itu, dan sampai kapanpun itu, AKU SAYANG DIA.

hibernasi

5 hari sudah aku terbaring lemah di atas tempat tidurku tersayang. merengek kesakitan sendirian dengan semua orang sibuk dengan urusan mereka masing-masing diluar sana. sakit itu tidak enak. apalagi saat tidak ada yang mengurus dan memperhatikan. sakit sendirian itu menyiksa. lebih tidak enak daripada harus dipaksa menelan pare mentah. sakit dan menghindar dari dokter adalah sesuatu hal yang hampir langka. dengan sekuat tenaga aku berusaha agar tidak berkunjung ke rumah dokter, namun pada akhirnya aku tetap haru memaksakan diriku menelan butir-butir pil yang sangat tidak enak itu T_T
dengan suasana mulut yang tidak bersahabat, aku harus memaksakan perutku untuk terisi agar butir-butir pil itu bisa aku telan. namun ya sudahlah, saat-saat kelam itu telah usai. sekarang nikmati masa sehat dan menjaga-jaga agar tidak perlu lagi mengelon kamar selama kemarin. lagipula aku merindukan kelas, kampus, dan suasana diluar.

Senin, 18 Maret 2013

cinta untuk sang seniman

terima kasih telah membuatku mau belajar apa itu sayang. sayang dengan tulus dan gak berharap balasan apapun. sayang dengan makna sebenarnya sehingga sesakit apapun perasaan rindu yang ditahan gak mengganggu keyakinan untuk terus menunggu. langkahku pelan, tapi konstan.
terima kasih telah membuatku mau belajar bagaimana menerima. menerima kekurangan dan ketidakmampuan seseorang yang aku sayang. menerima apapun yang dia janjikan tanpa berharap lebih dia akan mewujudkannya. yang terpenting adalah dia yang tidak pernah jauh dari pengawasanku.
terima kasih telah memberikanku kesadaran akan makna mencintai. menerima dan memberi tanpa balasan. ikhlas. tulus. memahami akan arti pentingnya seseorang yang aku sayang tanpa harus dia melakukan sesuatu apapun yang berarti. bagiku, kita adalah segalanya.

Mr. 17A

malam ini, aku telah memberitahukan semua apa yang aku rasakan. semua perasaan yang aku simpan. semua sesak dan uneg-uneg yang aku tahan. semuanya.
terima kasih telah mendengarkan. selanjutnya, apapun yang akan terjadi dan tidak, aku serahkan ke kamu.

kepastian tak pasti

banyak hal yang aku coba lakukan untuk sekedar membuat perhatianku teralihkan sementara dari kamu. berhasil! tentu saja. menulis adalah hal yang paling bisa membuatku lupa semuanya. bahkan kewajibanku sendiri. tapi nyatanya apa? kamu kembali. kamu datang lagi. kamu muncul dengan kata-kata manismu dan semua hal yang aku rindukan dari kamu. munafik kalau aku tidak merasakan apapun saat kamu bilang ingin menyelesaikan semuanya. aku siap dengan segala kemungkinan, apalagi yang terburuk. tapi apa yang aku dapat nyatanya? nothing! kamu datang hanya untuk menghancurkan semua benteng pertahanan yang telah aku bangun dengan susah payah. permainanmu terlalu halus. licik. dengan mudahnya kamu menghancurkan benteng pertahananku yang terakhir. sekarang aku gak punya apa-apa. cuma kepastian yang tak pasti yang dari dulu kamu janjikan. yah! janji cuma sekedar janji. apa memang begitu seharusnya? aku gak paham. apa yang bisa aku lakukan? aku hanya cewek bodoh yang menjatuhkan diri kedalam lubang yang aku gali sendiri. aku cuma cewek bodoh yang tidak pernah menggunakan logikanya saat mendengar kata-katamu yang biasa namun bermakna untukku. perasaan sayang dan rindu yang aku tahan, semuanya buyar. berhamburan bersama isi jantung dan otak yang tidak pernah aku mengerti fungsinya apa. hebat kamu.

Minggu, 17 Maret 2013

My Guardian Angels

aku mengenal sosok sahabat bukan hanya kali ini. aku memiliki mereka, disini, dalam hati :D
mereka adalah sosok dimana aku bisa terus menceritakan segala hal tanpa harus takut bagaimana respon dan reaksi yang akan aku dapatkan dari mereka. sahabat selalu mendukung, selalu menopang, dan selalu ada bahkan saat kita gak butuh. ya! tepat sekali!
tapi aku punya kriteria lain tentang sahabat. sahabat adalah orang yang bersedia berdebat kusir dengan kita bahkan hingga berjam-jam lamanya. sahabat adalah yang bersedia memaki dan mencaci kita saat dia dan kita tau kalo yang sedang kita lakukan adalah hal yang salah. sahabat adalah yang bersedia mendengarkan keluhan dan menyalahkan kita akan apa yang kita tau salah namun tetap kita lakukan. mereka adalah yang membuat kita menangis akan kesalahan kita namun juga yang menghapus air mata itu dengan mengajak kita jalan-jalan dan menghabiskan uang hahahaha
sahabat adalah mereka yang mengerti kita bukan luar dalam, bukan baik buruk, tapi dalam setiap keadaan. mereka adalah orang-orang yang tidak suci, tidak berhati mulia, tidaklah yang terbaik, tapi mereka adalah orang-orang yang memiliki segalanya didalam duniaku.
LOVE YOU MY sahabat :*
(didedikasikan untuk sahabat-sahabatku, yang selalu ada walaupun tidak ada, kalian adalah crayon dalam kertas gambarku)

Purwokerto :')

sabtu, 08.45, aku, monica, kak afra, mas sulis, ibeng, kak amri, dan aga berangkat menuju kota dimana kita melaksanakan kerjasama untuk menyelenggarakan pentas besar dibulan mei mendatang. 4 jam lebih perjalanan kita tempuh dengan ke-absurd-an yang terjadi didalam mobil avanza carteran tersebut. yah begitulah, gak ada hal yang gak error selama ada mas sulis erorist bersama kita hahaha. kita sampai dirumah mas sulis jam setengah 3, trus shalat zuhur, makan siang, dan istirahat sebentar. aku sama monica pergi kerumah temen ibunya mas sulis untuk membicarakan tempat tinggal dan konsumsi nanti selama persiapan pentas kami di purwokerto. ibunya mas sulis baik, begitu pula temennya. selepas ashar, kita bergerak menuju kampus pertanian universitas soedirman, teater BEZPER tepatnya. mereka adalah orang-orang yang nantinya akan bekerja sama dengan KRST. 19 mei ditetapkan sebagai hari pentas besar diselenggarakan di purwokerto, auditoriun fakultas pertanian unsoed. sambutan yang cukup baik kami terima dari cah-cah BEZPER. mereka bercerita tentang teater mereka. awal berdirinya, struktur kepengurusannya, dan sebagainya. tanggal 30 maret ini mereka akan mengadakan drama musikal. kita harus menonton! begitulah rencananya. jadi kemarin saat kita kesana, mereka sedang menyiapkan properti untuk pementasan mereka 2 minggu lagi. setelah dari BEZPER, kita beranjak menuju teater sianak, soulmate nya KRST katanya mas sulis. sambutan sangat sangat sangat hangat yang kita dapatkan dari sianak. benar-benar seperti teman lama. walaupun hanya teaternya yang bersaudara, tetapi secara tidak langsung itu menjalin ikatan persaudaraan antara cah-cah nya. hahahaha menyenangkan sekali perjalanan ku bersama yang lain ke purwokerto kemarin. terlalu banyak cerita menarik dan pelajaran serta nilai-nilai yang seharusnya ada di KRST yang tidak bisa secara panjang aku tuliskan disini :)

Jumat, 15 Maret 2013

SEMU :')

Aku pernah bertemu dengannya. Eh? Pernah? Bukan, bukan, bukan. Dia masih ada disini. Tepat disebelahku. Terlihat terjangkau bukan? Namun ketahuilah, semakin dia dekat denganku, semakin sulit aku menjangkaunya :')

if you were mine

Kamu adalah jawaban bagi semua pertanyaan.Alasan di semua hal terbaik dalam hidup.Harapan bagi mimpi-mimpiku. Kekuatan saat aku sendiri meragukan kemampuanku....Jadi, salahkah jika aku tak ingin siapa pun memilikimu?Atau, haruskah aku mencintaimu untuk membuktikan keegoisanku?
Novelnya Clara sebenernya sudah pernah aku baca waktu SMA kemarin. tapi aku tetap saja masih tertarik untuk mengulang.



 

Hujan dan Teduh

Awalnya kamu dan aku adalah dua kutub berbeda yang memang tidak pernah saling bertemu dan tau. Kemudian kutubmu Kurasa mulai mencair. Lambat laun orbit kita berdekatan, dan kemudian kamu dan aku berada di jalur yang sama. Kamu dan aku telah menjadi kita.
Tapi itu tidak berlangsung lama. Kamu dan aku yang telah menjadi kita mulai meregangkan ikatan dan mencoba mengepakkan sayap lebih lebar lagi. Kita sudah mati, kurasa. yang ada sekarang adalah dirimu dan diriku. Dirimu dan diriku bukan lagi dua kutub, tetapi telah menjadi hujan dan teduh.
Hujan dan teduh, yang ditakdirkan tuhan untuk selalu bersama. Namun sayang, hujan dan teduh tidak bisa disebut mereka, karena hujan dan teduh tidak benar-benar bersama dalam artian sesungguhnya. Aku tertarik dengan novel Winna yang berjudul hujan dan teduh. Terdengar picisan, tapi itulah yang aku alami sekarang. Aku telah menemukan hujan, aku bisa melihatnya dari sini, tapi aku tidak bisa menghampirinya.
Karena saat aku memunculkan hadirku padanya, saat itu pula dia akan hilang dan pergi dari hadapanku.

15 Maret 2013

jumat malam dengan hembusan angin dari kipasku serta riuhnya suara dari kendaraan yang berlalu lalang, ditemani wayang-wayang OVJ yang sedang memenuhi kewajiban mereka menghibur penonton dan laptopku yang bertengger manis memandangku kasihan. sambil menanti balasan pesan dari seseorang diujung sana yang mungkin saat ini sedang bersama teman-temannya, bercerita dan bercanda diiringi tawa renyah mereka. aku tidak tau apakah dia yakin aku menunggunya disini, dengan perasaan kacau setelah membaca hal yang sebenarnya aku tau itu akan menyakitkan. bukan. bukan hanya aku. bukan yang pertama. dan bukan satu-satunya.
awal oktober, aku tidak pernah tau itu adalah awal pertemuanku dengannya. sekilas. tidak terlalu penting. namun andaikan aku tau itulah pertanda hari ini ada, dengannya dipikiranku dan alasan bagiku menulis ini. tidak bisa pergi. aku terjebak di dimensi ini. dimensi dimana aku tidak dapat membedakan antara bertahan untuk mempertahankan ataukah bertahan karena kebodohan. sesuai tulisan seseorang dalam blog nya (sebelumnya aku minta maaf), dia merasakan hal ini lebih dulu dariku. tidak. bukan salahnya.
selanjutnya bulan desember penuh jebakan. desember yang menciptakan semua ini. desember bukanlah akhir melainkan awal dari semua kesesatan ini. andai aku bisa kembali ke desember. tapi aku tidak mau. hhh! apa sebenarnya yang aku inginkan? aku menginginkannya. ya! dia yang mungkin tidak akan pernah terjangkau oleh duniaku. kita berjalan di orbit masing-masing. dua molekul yang tidak pernah bisa menyatu, air dan minyak.
aku mengutip dari kata-kata sebuah novel. kita diciptakan untuk bersama tapi tidak pernah bisa bersama. seperti hujan dan teduh. seperti siang dan malam. seperti petir dan pelangi. seperti lapar dan kenyang. ya. kita diciptakan untuk bersama, tapi tidak pernah bisa bersama. kamu terlihat begitu jauh untuk dijangkau, walaupun kamu mencoba membuatnya terlihat dekat, kenyataan memutuskan hal yang lain.